Bagansiapiapi - Kampushijau.com, Gagasan ini bermula dari Ketua Umum Yayasan ARRIDHA Bapak H. Rusli Effendi, S.Pd.I, SE, M.Si, ide dasarnya adalah mencoba memberikan pemaknaan yang lebih konkrit terhadap gelar  Kabupaten Rokan Hilir dengan sebutan Negeri 1000 Kubah.

Kemudian ide ini di amini oleh Ketua STAI AR-RIDHO Bapak Agus Salim, S.HI, M.Pd.I, dituangkan dalam program kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyiaran STAI AR-RIDHO yang membawahi Arridha TV dan Arridha FM yang dikepalai oleh Devi Jannatul Firdaus, S.Pd.I.

Menindaklanjuti Produksi Film ini, Kepala UPT Penyiaran STAI AR-RIDHO membentuk Tim Produksi, pada tahap awal produksi dibimbing oleh Shafwan Nizar yang juga telah berhasil memproduksi Film Perdana dibawah Yayasan ARRIDHA dan Mahasisw STAI Arridho yaitu filem Negeri Sajadah pada tahun 2015 yang lalu.

Film ROHIL Negeri 1000 Kubah ini mengangkat berbagai simbol kesejarahan Rokan Hilir, utamanya Kehidupan masyarakatnya yang senantiasa mengedepankan kemelayuan yang identik dengan Islam, dimensi-dimensi kehidupan masyarakat ini merupakan pilar penting bagi pembangunan Rokan Hilir kedepannya.

Namun seiring bergulirnya waktu dan berputarnya zaman, maka nilai-nilai kemelayuan perlu direkonstruksi dengan berbagai kearifan dan kreatifitas, termasuk lewat karya filem yang  sangat praktis untuk bisa dimengerti dan diserap langsung oleh masyrakat sebagai subjek penikmat karya filem Negeri 1000 Kubah ini.

Secara teknis, proses pengambilan gambar untuk filem Negeri 1000 Kubah ini akan berlangsung dibeberapa wilayah di Rokan Hilir, seperti Rantau Bais, Pujud, Pasir Limau Kapas, Kubu dan Bagansiapiapi, hingga saat ini kita sudah merampungkan beberapa persiapan yang dimulai sejak dua bulan lalu.