Akta Perkawinan

Dasar :

  1. Undang – undang no 23 tahun 2006 tentang Administrasi kependudukan
  2. Peraturan pemerintahan no 37 tahun 2007 tentang Pelaksanaan UU. No 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan
  3. Peraturan Presiden RI. NO 25 tahun 2008 tentang persyaratan dan Tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil
  4. Peraturan daerah Kota Pekanbaru no 05 tahun 2008 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan
  5. Peraturan daerah Kota Pekanbaru no : 02 tahun 2012 tentang Retribusi Penggantian Biaya Kartu Tanda Penduduk dan Catatan Sipil.

Perkawinan yang sah sesuai ketentuan perundang – undang bagi mereka yang beragama selain islam wajib dilaporkan oleh pemohon di Dinas kependudukan dan pencatatan sipil ditempat terjadinya perkawinan paling lambat 60 ( enam puluh ) hari sejak perkawinan .

Pelayanan Akta Perkawinan :

  1. PERSYARATAN
    • PERSYARATAN UMUM
      1. Surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari pemuka agama/pendeta/surat perkawinan
      2. Fotocopi KTP suami dan istri
      3. Fotocopi Kartu Keluarga suami dan istri
      4. Fotocopi akta kelahiran suami dan istri
      5. Fotocopi KTP 2 orang saksi yang mengetahui dilaksanakan perkawinan
      6. Surat pengantar lurah ditempat domisili suami dan istri
      7. Pas photo berdamping (bukan pre wedding) untuk suami 4 x 6 cm (4lbr) dan istri 2x 4 cm (2lbr)
      8. Bagi anggota TNI/Polri melamprkan surat izin tertulis dari pimpinan
      9. Kutipan akta perceraian / kutipan akta kematian suami atau istri bagi mereka yang pernah kawin
      10. Pencatatan perkawinan yang tidak memiliki bukti perkawinan dikarenakan perkawinan adat maka pembuktian perkawinannya
      11. Bagi mempelai yang berusia dibawah 21 tahun harus ada izin dari orang tua
      12. Surat izin pengadilan negeri apabila calon mempelai pria dibawah 19 tahun dan wanita dibawah 16 tahun
      13. Surat keputusan pengadilan negeri yang telah mempunyai kekuatan hokum yang tetap bila ada sanggahan
      14. Dispensasi camat apabila pelaksanaan pencatatan perkawinan kurang dari 10 hari sejak tanggal pengajuan permohonan
      15. Kutipan akta kelahiran anak yang disahkan dalam perkawinan, apabila anda pengajuan pemohon
      16. Pengumuman perkawinan
    • PERSYARATAN KHUSUS (Bagi Orang Asing)
      • Melengkapi seluruh persyaratan umum tsb pada “A” diatas
      • Melampirkan izin tertulis dari kedutaan atau konsul dari Negara yang bersangkutan.
      • Fotocopi Passpor
      • Fotocopi surat izin keterangan tempat tinggal (SKTT)
      • KTP bagi orang asing memiliki izin menetap.
    • PERSYARATAN KHUSUS (Beda Agama)
      • Melengkapi seluruh persyaratan umum tsb diatas kecuali “A,a” pada persyaratan umum.
      • Menyerahkan asli dan fotocopi penetapan pengadilan negeri
  2. PROSEDUR
    1. Pemohon mengisi dan menandatangani formulir pencatatan perkawinan (F2.12) dengan melampirkan persyaratan diatas pd dinas
    2. Suami, istri dan 2 org saksi menandatangani Buku Registrasi Akta Perkawinan
    3. Petugas Registrasi mengumumkan rencana pelaksanaan pencatatan perkawinan selama 10 hari kerja pada papan pengumuman. Bagi yang pencatatan perkawinannya kurang dari 10 hari sejak tgl pengajuan permohonan harus di lengkapi dengan Dispensasi camat.
  3. Waktu penyelesaian : 15 ( lima belas ) hari kerja
  4. Biaya :
    • Untuk Warga Negara Indonesia : Rp. 250.000
    • Untuk Warga Negara Asing : Rp. 500.000

    Penerbitan Akta Perkawinan yg melampaui jangka 60 hari sejak tgl perkawinannya di kenakan denda sbb :

    • Untuk Warga Negara Indonesia : Rp. 250.000
    • Untuk Warga Negara Asing : Rp. 500.000